JUDUL DAN LIRIK LAGU:
S'BAB DIA HIDUP
Anak Allah Yesus namanya
Menyembuhkan menyucikan
bahkan mati Tebus dosaku
Kubur kosong membuktikan dia hidup
Reff:
S’bab Dia hidup, Ada hari esok
S’bab Dia hidup ku tak gentar
Karena kutahu Dia pegang hari esok
Hidup jadi berarti s’bab Dia hidup
Yesus Kristus Jurus'lamatku
Kau Rajaku, Kau Tuhanku
Kau t'lah bangkit hidup s'lamanya
Dan mem'rintah atas bumi S'bagai Raja
Reff:
S’bab Dia hidup, Ada hari esok
S’bab Dia hidup ku tak gentar
Karena kutahu Dia pegang hari esok
Hidup jadi berarti s’bab Dia hidup
KEBANGKITAN YESUS DARI FAKTA SEJARAH
Kebangkitan Yesus Kristus merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah kekristenan. Meskipun berada dalam ranah iman, banyak sejarawan dan peneliti mencoba menelaah peristiwa ini melalui pendekatan sejarah, berdasarkan dokumen kuno, kesaksian, serta konteks sosial-politik pada abad pertama.
1. Latar Belakang Sejarah
Yesus dari Nazaret hidup pada masa pemerintahan Pontius Pilatus di wilayah Yudea. Ia dihukum mati melalui penyaliban—metode eksekusi Romawi—sekitar tahun 30–33 M. Fakta penyaliban ini diakui luas oleh para sejarawan, baik Kristen maupun non-Kristen.
Sumber non-Kristen yang menyebutkan kematian Yesus antara lain:
- Tacitus (Annals, sekitar 116 M)
- Flavius Yosefus (Antiquities of the Jews, abad ke-1)
- Plinius Muda
Mereka mengonfirmasi bahwa Yesus benar-benar dieksekusi, bukan sekadar tokoh legenda.
2. Kesaksian Kebangkitan dalam Sumber Tertulis
Sumber utama tentang kebangkitan berasal dari kitab-kitab dalam Perjanjian Baru, khususnya Injil:
- Injil Matius
- Injil Markus
- Injil Lukas
- Injil Yohanes
Dalam catatan tersebut:
- Makam Yesus ditemukan kosong pada hari ketiga.
- Ia menampakkan diri kepada para murid dan banyak orang.
Salah satu kesaksian tertua terdapat dalam surat Rasul Paulus, khususnya dalam 1 Korintus 15:3–8, yang ditulis sekitar tahun 50 M. Paulus menyebut bahwa Yesus menampakkan diri kepada lebih dari 500 orang sekaligus.
3. Fakta yang Diakui Banyak Sejarawan
Beberapa fakta yang sering disepakati dalam studi sejarah modern:
a. Yesus benar-benar mati disalib
Penyaliban adalah metode eksekusi yang sangat kejam dan hampir mustahil untuk selamat.
b. Makam ditemukan kosong
Catatan Injil menyebut makam kosong, dan tidak ada bukti kuat bahwa tubuh Yesus pernah ditemukan.
c. Para murid percaya Yesus bangkit
Para murid yang awalnya takut berubah menjadi berani dan menyebarkan ajaran, bahkan rela mati sebagai martir.
d. Pertumbuhan cepat Kekristenan
Gerakan pengikut Yesus berkembang pesat di wilayah Kekaisaran Romawi, yang sulit dijelaskan tanpa suatu peristiwa besar yang memicu keyakinan mereka.
4. Analisis Historis dan Teori Alternatif
Para sejarawan mencoba menjelaskan kebangkitan melalui beberapa pendekatan:
- Teori halusinasi: Murid-murid mengalami penglihatan karena kesedihan
- Teori pencurian tubuh: Tubuh Yesus diambil oleh pihak tertentu
- Teori pingsan (swoon theory): Yesus tidak benar-benar mati
Namun, teori-teori ini memiliki kelemahan, misalnya:
- Sulit menjelaskan kesaksian banyak orang sekaligus
- Tidak menjelaskan perubahan drastis para murid
- Tidak menjelaskan keberanian mereka menghadapi kematian
5. Kesimpulan
Secara historis, kebangkitan Yesus Kristus tidak dapat dibuktikan seperti peristiwa ilmiah modern, tetapi didukung oleh:
- Dokumen kuno yang relatif dekat dengan waktu kejadian
- Kesaksian banyak individu
- Pengakuan dari sumber non-Kristen tentang kematian-Nya
- Dampak besar dalam sejarah dunia
Bagi banyak orang, kebangkitan bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga dasar iman yang mengubah kehidupan manusia sepanjang zaman.

















